Tinggi raja mungkin belum
terkenal dibandingkan tempat wisata lain di Sumatera Utara, seperti
Danau Toba atau Berastagi. Tinggi Raja merupakan kawah cantik berwarna
biru dan dikelilingi undakan bukit belerangan berada di lereng gunung .
Walaupun sebenarnya
tempat wisata ini sudah pernah populer sejak dulu di tahun 1980-an namun saat ini wisata ini masih menjadi wisata yang banyak di kunjungi oleh para turis yang ingin melihat destinasi keindahan kawah ini. Namun karena
kurang promosi dan tidak dikelola dengan baik, jadi sempat terlupakan.
Tapi keindahan alamnya tidak diragukan lagi.
Tinggi Raja
merupakan cagar alam yang berada di Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten
Simalungun. Waktu tempuh dari kota Medan diperkirakan antara 3-4 jam.
Sebelum
mencapai objek wisata Kawah Biru ini, kita harus menyusuri hutan yang
ditumbuhi oleh pohon pandan besar dan berbagai flora lainnya, juga
menapaki ratusan anak tangga.
Agak capek sih, tapi semua capek
itu terbayarkan setelah melihat pemandangan yang terbentang di depan
mata. Undak-undakan bukit belerang yang putih seperti salju yang
mengalirkan air panas ke kawah besar dibawahnya, membentuk kolam
berwarna biru dan sangat jernih. Sehingga kelihatan sampai dasarnya.
Hampir mirip dengan Pamukkale yang ada di Turki.
Tapi bukan hanya
itu, di balik kawah ini juga terdapat sungai. Di sinilah tempat orang
untuk mandi-mandi karena airnya dingin. Uniknya, di sungai ini terdapat
tebing-tebing kapur yang terbentuk dari endapan belerang dengan
kombinasi warna yang sangat menarik.
Terdapat gua yang membentuk
kolam kecil berisi air hangat dan sangat jernih pula. Jadi bisa puas
mandi-mandi setelah menikmati keindahan pemandangan alamnya.
Tinggi Raja nan eksotik, akankah kau bertahan sampai puluhan tahun ke depan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar